Ende, 5–6 Oktober 2026 — Semangat “Berbagi, Belajar, Bertumbuh Bersama untuk Pendidikan yang Lebih Baik” menjadi napas dalam kegiatan Studi Bersama PTK SMP Seminari Mataloko dan SMPK St. Ursula Ende. Selama dua hari, kedua komunitas pendidikan bertemu dalam suasana penuh keakraban, keterbukaan, dan persahabatan. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi ruang untuk saling mengenal, memahami kekhasan masing-masing sekolah, serta berbagi pengalaman dalam mendampingi generasi muda.

Hari pertama menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat identitas dan kehidupan pendidikan masing-masing lembaga. SMPK St. Ursula Ende dan Seminari Mataloko saling memperkenalkan profil, visi-misi, tata kelola, kehidupan peserta didik, kesiswaan, serta nilai-nilai pembinaan yang menjadi kekuatan masing-masing. Hadir dari Seminari Mataloko Pr. Anton, SVD, RD. Nani Songkares, RD. Kun, bersama para guru dan tenaga kependidikan dari berbagai bidang. Pertemuan berlangsung hangat karena kedua pihak hadir bukan sebagai pihak yang “mengajar” dan “diajar”, melainkan sebagai sesama pendidik yang memiliki pengalaman untuk saling dibagikan.

Hari kedua membawa peserta pada pengalaman yang lebih dekat dengan praktik nyata. Kegiatan diawali dengan refleksi, kemudian dilanjutkan School Tour dan observasi layanan serta pembelajaran di SMPK St. Ursula Ende. Setelah melihat secara langsung lingkungan dan praktik pendidikan, peserta mengikuti sesi berbagi praktik baik mengenai pendidikan dan pembinaan, kehidupan komunitas dan kepemimpinan, serta kurikulum dan pembelajaran. Kegiatan kemudian diperdalam melalui Forum Group Discussion (FGD) tentang pembinaan karakter dan kesiswaan, kepemimpinan peserta didik, serta pembelajaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Dari setiap sesi, kedua pihak saling bertukar pengalaman, menemukan inspirasi kecil, dan mulai melihat kemungkinan pengembangan bersama.

Dalam refleksinya, Sr. Lina, OSU, Kepala SMPK St. Ursula Ende, mengajak para pendidik untuk melihat tantangan pendidikan sebagai kesempatan membangun masa depan melalui gagasan “Building Bridges to the Future”: jembatan seperti apa yang sedang kita bangun untuk anakanak didik kita? Pesan St. Angela, “Do something, get moving, be confident, risk new things, stick with it. Get on your knees and be ready for the big surprises,” semakin menguatkan semangat untuk berani bergerak, mencoba hal baru, dan tetap setia pada panggilan pendidikan. Dua hari perjumpaan ini menunjukkan bahwa praktik baik tidak selalu lahir dari gagasan besar; terkadang ia berawal dari sebuah percakapan sederhana yang membuka perspektif baru.

Pada akhirnya, Studi Bersama bukan sekadar kegiatan yang selesai pada 6 Oktober 2026, melainkan sebuah awal untuk merawat relasi dan kolaborasi. Ketika dua komunitas pendidikan bersedia membuka hati untuk saling belajar, perbedaan menjadi kekayaan dan pengalaman menjadi inspirasi. Jembatan menuju masa depan memang tidak dibangun oleh satu pihak, tetapi oleh mereka yang bersedia berjalan bersama. Building Bridges to the Future: merawat kolaborasi, menyiapkan generasi masa depan—dalam semangat Serviam untuk terus berbagi, belajar, dan bertumbuh bersama.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *